Pos oleh :

trik.sv

Dosen TRIK SV UGM Berpartisipasi Aktif dalam Seminar Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 2025

Yogyakarta, 28 Oktober 2025 — Dosen dari Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), berpartisipasi dalam pendampingan penulisan jurnal publikasi (paper publikasi) pada Seminar Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 2025 yang diselenggarakan di Teaching Industry Learning Center (TILC) UGM, pada 25 Oktober 2025.

Mengusung tema “Gerakan Riset Terapan yang Berdampak Nyata dan Berkelanjutan (Applied Research Program with Sustainable Impact)”, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para dosen dan peneliti untuk mendiseminasikan hasil riset serta mempercepat proses finalisasi draf artikel ilmiah menuju publikasi.

Acara SNTT 2025 menghadirkan Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai keynote speaker, serta Dr.Eng. Agustinus Winarno, S.T., M.Eng. (Akademisi SV UGM) dan Dwi Handri Kurniawan, MBA (PT. Trimitra Sistem Solusindo) sebagai invited speakers yang membahas kolaborasi riset antara akademisi dan industri dalam mendukung hilirisasi dan transformasi digital.

Beberapa dosen TRIK turut berpartisipasi aktif dalam sesi paralel SNTT 2025 dengan mempresentasikan hasil riset inovatif di bidang instrumentasi, kendali, robotika, dan sistem cerdas. Adapun dosen TRIK yang berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain:

  • Ir. Fahmizal, S.T., M.Sc.
  • Ir. Atikah Surriani, S.T., M.Eng.
  • Hidayat Nur Isnianto, S.T., M.Eng.
  • Imroatul Hudati, S.T., M.T.
  • Isnan Nur Rifa’i, S.Si., M.Eng., Ph.D.
  • Budi Sumanto, S.Si., M.Eng.
  • Ariesta Martiningtyas H, S.Si., M.Cs.
  • Galih Setyawan, S.Si., M.Sc.
  • Wijayanti Dwi Astuti, S.Si., M.Sc., Ph.D.

Adapun salah satu draft paper terbaik adalah draft dari Wijayanti Dwi Astuti, S.Si., M.Sc., Ph.D. dan tim yang merupakan hasil luaran penelitian dana masyarakat Departemen Teknik Elektro dan Informatika.

Draft paper dosen TRIK sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs), antara lain:

  • SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): pengembangan sistem berbasis sinyal biomedis dan kesehatan cerdas.
  • SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau): riset sistem kendali energi dan teknologi hemat daya.
  • SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur): inovasi IoT, AI, dan sistem instrumentasi industri.
  • SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan): teknologi cerdas untuk lingkungan perkotaan.
  • SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): kolaborasi akademisi–industri–pemerintah.

Melalui partisipasi aktif dalam SNTT 2025, Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan riset terapan yang berdaya guna, berdampak nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

 

Dokumentasi

Dosen TRIK SV UGM berpartisipasi dalam SNTT 2025

Dosen TRIK SV UGM berpartisipasi dalam SNTT 2025

Dosen TRIK SV UGM berpartisipasi dalam Seminar Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 2025 di Teaching Industry Learning Center (TILC) UGM, 25 Oktober 2025.

Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

SDG 3 - Good Health and Well-beingSDG 7 - Affordable and Clean EnergySDG 9 - Industry, Innovation and InfrastructureSDG 11 - Sustainable Cities and CommunitiesSDG 17 - Partnerships for the Goals

Mahasiswa TRIK SV UGM Berpartisipasi dalam Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025

Yogyakarta, 27 Oktober 2025. Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional melalui partisipasi dalam ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025.

KRTI diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 12–23 Oktober 2025 di Lanud Sultan Sjahrir dan Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat. Kompetisi ini menjadi ajang bergengsi bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menampilkan inovasi di bidang aeronautika, robotika, dan teknologi dirgantara.

Dalam ajang tersebut, UGM melalui tim Gamaforce berhasil meraih prestasi luar biasa, yaitu:

  • 🏆 Juara Umum 1 KRTI 2025
  • 🥇 Juara 1 Divisi Fixed Wing
  • 🥇 Juara 1 Divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL)
  • 🥇 Juara 1 Divisi Long Endurance Low Altitude (LELA)

Mahasiswa Program Studi TRIK berpartisipasi dalam Divisi Technology Development (TD) yang berfokus pada riset dan pengembangan sistem kendali serta perangkat lunak pendukung wahana udara tanpa awak.

Daftar Mahasiswa TRIK yang Berpartisipasi

  • Markus Adytama Wisnumaya Nugraha Jati (TRIK 2024)
  • M. Dafian Saputra Sinaga (TRIK 2023)
  • Alfine Fedora (TRIK 2024)
  • Afdhal Hakim (TRIK 2024)
  • Daffa Pratama Putra Riyantoso (TRIK 2023)
  • M. Akhmal Hendrawan (TRIK 2023)
  • Daniel Imanuel Manafe (TRIK 2022)

Keterlibatan mahasiswa TRIK memperkuat sinergi lintas program studi di lingkungan Sekolah Vokasi UGM, termasuk kolaborasi dengan mahasiswa TRE dan TRPL.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa TRIK yang telah berpartisipasi dalam KRTI 2025. Keikutsertaan ini tidak hanya tentang kompetisi, tetapi merupakan wujud nyata semangat inovasi, kolaborasi, dan penerapan ilmu dalam bidang teknologi terapan. Kami berharap pengalaman ini menjadi landasan penting bagi mahasiswa untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi kemajuan teknologi di Indonesia.”

— Wijayanti Dwi Astuti, S.Si., M.Sc., Ph.D.
Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol, SV UGM

Meskipun Divisi Technology Development belum meraih nominasi juara, pengalaman ini menjadi pencapaian penting dalam pengembangan kompetensi teknis, riset aplikatif, dan kerja tim lintas disiplin.

Keterkaitan dengan SDGs (Sustainable Development Goals)

Kegiatan ini berkontribusi terhadap dua tujuan pembangunan berkelanjutan berikut:

SDG 4
Quality Education

SDG 9
Industry, Innovation and Infrastructure

Galeri Dokumentasi Kegiatan






document.addEventListener(“DOMContentLoaded”, function() {
let index = 0;
const slides = document.getElementById(“trik-slides”);
const total = slides.children.length;

function nextSlide() {
index = (index + 1) % total;
slides.style.transform = `translateX(-${index * 100}%)`;
}

setInterval(nextSlide, 3000);
});

Dokumentasi mahasiswa TRIK bersama Tim Gamaforce UGM dalam ajang KRTI 2025.

Inovasi Mahasiswa DTEDI UGM: Kendali Presisi Motor Induksi 3 Fasa dengan Antarmuka HMI Berbasis Mikrokontroler

Yogyakarta — Mahasiswa Teguh Pambudi dari Program Studi D-IV Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (Angkatan 21), Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, di bawah bimbingan Dr. Isnan Nur Rifai, berhasil mengembangkan sistem kendali kecepatan motor induksi tiga fasa berbasis PID (Proportional-Integral-Derivative) dengan antarmuka Human-Machine Interface (HMI) yang dibangun secara mandiri menggunakan mikrokontroler dan layar TFT berukuran 480×320 piksel.

Tampilan layar monitoring sistem kendali motor berbasis HMI TFT

Gambar 1. Tampilan layar monitoring sistem kendali motor berbasis HMI TFT

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sistem kendali motor yang presisi, efisien, dan mudah dioperasikan tanpa memerlukan perangkat SCADA komersial. Sistem menggunakan Arduino sebagai pengendali utama yang mengatur kecepatan motor melalui inverter VFD (Variable Frequency Drive). Sensor kecepatan berfungsi sebagai umpan balik untuk mengukur kecepatan aktual motor. Nilai perbedaan antara setpoint dan kecepatan aktual diolah oleh algoritma PID untuk menghasilkan sinyal kendali yang menjaga kestabilan kecepatan motor. Tampilan HMI TFT dirancang agar sederhana namun informatif, menampilkan parameter PID (Kp, Ki, Kd) serta status operasi motor secara real-time.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu menjaga kecepatan motor dengan deviasi di bawah ±2% dari setpoint dan waktu stabilisasi (settling time) kurang dari 2 detik. Sistem ini juga terbukti responsif terhadap perubahan beban serta mudah digunakan untuk keperluan pengajaran maupun riset di bidang otomasi industri.

Inovasi ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa D-IV Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol dalam merancang solusi kendali cerdas berbasis embedded system yang praktis dan terjangkau. Ke depan, tim berencana mengembangkan versi sistem yang lebih canggih dengan metode auto-tuning PID dan komunikasi data berbasis IoT untuk pemantauan jarak jauh.

Proses pengujian dan percobaan sistem kendali motor induksi tiga fasa

Gambar 2. Proses pengujian dan percobaan sistem kendali motor induksi tiga fasa

Selain memberikan kontribusi akademik dan teknologi, karya ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 9 – Industry, Innovation, and Infrastructure: melalui pengembangan inovasi teknologi kendali motor yang efisien dan terjangkau bagi industri kecil dan menengah.
  • SDG 4 – Quality Education: dengan menghadirkan media pembelajaran praktis untuk mahasiswa di bidang sistem kendali, mikrokontroler, dan antarmuka manusia-mesin.
  • SDG 7 – Affordable and Clean Energy: karena sistem kontrol PID yang efisien berpotensi mengurangi konsumsi energi listrik pada aplikasi motor industri.

Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memperkuat kompetensi teknis mahasiswa, tetapi juga berkontribusi langsung pada inovasi berkelanjutan dan efisiensi energi di sektor industri, sejalan dengan visi Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dorong Energi Baru dan Terbarukan di Pedesaan melalui Lampu Tenaga Surya di Kapanewon Nanggulan

Tim Pengabdian Masyarakat dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada berhasil melaksanakan program Pemanfaatan Lampu Berbasis Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif di Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 7: Energi Bersih dan Terjangkau serta Tujuan 13: Penanganan Perubahan Iklim.

Program yang dipimpin oleh Dr. Ir. Atikah Surriani, S.T., M.Eng., bersama dengan Tim ini berfokus pada penerapan lampu tenaga surya hemat energi sebagai solusi penerangan di wilayah pedesaan yang masih terbatas akses listriknya. Selain pemasangan, program ini juga mencakup edukasi dan pelatihan bagi 25 warga lokal mengenai sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), perawatan panel, dan pemanfaatan energi bersih. Pendekatan edukatif-partisipatif ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya energi terbarukan. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama sesi tanya jawab dan praktik langsung. Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan energi surya dapat menjadi alternatif ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kemandirian energi masyarakat pedesaan.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga memahami cara kerja dan perawatan teknologi energi surya ini. Dengan begitu, mereka bisa mandiri dan menjaga keberlanjutan,” ujar Dr. Atikah.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada 22 Juli 2025, diawali dengan sosialisasi mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan teknik perawatan yang tepat bagi masyarakat. Tim DTEDI SV UGM juga melakukan demonstrasi dan aplikasi langsung pemanfaatan lampu berbasis PLTS, sehingga masyarakat dapat memahami proses pemasangan, pengoperasian, dan pemeliharaannya.

Setelah satu bulan pelaksanaan, seluruh unit lampu berfungsi dengan baik. Dampak sosial yang terlihat antara lain meningkatnya keamanan dan kenyamanan masyarakat pada malam hari, serta munculnya inisiatif warga untuk menerapkan teknologi serupa di rumah masing-masing. Dari sisi lingkungan, penggunaan lampu surya ini mampu mengurangi emisi karbon sekitar 0,02 ton CO₂ per unit per tahun, turut mendukung mitigasi perubahan iklim global.

Program ini didanai oleh Dana Masyarakat Sekolah Vokasi UGM Tahun 2025, dengan dukungan dari Pemerintah Kapanewon Nanggulan dan Kalurahan Jatisarono. Ke depan, tim mendorong adanya replikasi program di desa lain melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan berbasis teknologi terapan dapat memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan, sejalan dengan visi SDGs untuk “tidak meninggalkan siapa pun di belakang.”

Dokumentasi Kegiatan

Sesi Pemaparan dan Pelatihan Warga Mengenai Sistem PLTS

Sesi edukasi 1
Sesi edukasi 2
Sesi edukasi 3

Kegiatan edukasi dan pelatihan warga mengenai sistem PLTS

Foto Bersama Tim dan Masyarakat

Foto bersama 1
Foto bersama 2

Foto bersama tim dan masyarakat setelah kegiatan

Dosen TRIK SV UGM Raih Gelar Profesi Insinyur

Yogyakarta, 26 Oktober 2025 — Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, turut berbangga atas pencapaian Dr. Ir. Atikah Surriani, S.T., M.Eng., yang telah resmi menyelesaikan Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Dr. Prima presentasi CIEP 2025
Dr. Ir. Atikah Surriani, S.T., M.Eng. menerima sertifikat profesi insinyur pada prosesi Sumpah Profesi Insinyur di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Pelaksanaan Sumpah Profesi Insinyur berlangsung pada Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di Ruang Amphiteater Gedung E6 Lantai 5 UMY, Jalan Brawijaya, Geblagan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian proses pendidikan profesi yang diikuti oleh para peserta dari berbagai institusi di Indonesia.

Dr. Ir. Atikah Surriani, S.T., M.Eng. dikenal aktif dalam bidang robotika dan sistem kendali, serta berperan penting dalam kegiatan pengajaran, penelitian terapan, dan pengabdian masyarakat di lingkungan Sekolah Vokasi UGM. Keberhasilan beliau dalam meraih gelar profesi insinyur menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kompetensi profesional dan kontribusi nyata di dunia keteknikan.

Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK) menyampaikan ucapan selamat kepada Dr. Ir. Atikah Surriani, S.T., M.Eng. atas pencapaian yang membanggakan ini. Ucapan selamat juga disampaikan kepada Ir. Jimmy Trio Putra, S.T., M.Eng., yang turut menyelesaikan Pendidikan Profesi Insinyur bersama beliau.

Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi dosen dan mahasiswa TRIK untuk terus berprestasi serta berkontribusi dalam pengembangan pendidikan vokasi dan teknologi di Indonesia.


Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)


SDG 4:
Quality Education

SDG 9:
Industry, Innovation and Infrastructure

Inovasi Mahasiswa DTEDI UGM: Kendali Presisi Motor Induksi 3 Fasa dengan Antarmuka HMI Berbasis Mikrokontroler

Yogyakarta — Mahasiswa Teguh Pambudi dari Program Studi D-IV Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (Angkatan 21), Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, di bawah bimbingan Dr. Isnan Nur Rifai, berhasil mengembangkan sistem kendali kecepatan motor induksi tiga fasa berbasis PID (Proportional-Integral-Derivative) dengan antarmuka Human-Machine Interface (HMI) yang dibangun secara mandiri menggunakan mikrokontroler dan layar TFT berukuran 480×320 piksel.

Tampilan layar monitoring sistem kendali motor berbasis HMI TFT

Gambar 1. Tampilan layar monitoring sistem kendali motor berbasis HMI TFT

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sistem kendali motor yang presisi, efisien, dan mudah dioperasikan tanpa memerlukan perangkat SCADA komersial. Sistem menggunakan Arduino sebagai pengendali utama yang mengatur kecepatan motor melalui inverter VFD (Variable Frequency Drive). Sensor kecepatan berfungsi sebagai umpan balik untuk mengukur kecepatan aktual motor. Nilai perbedaan antara setpoint dan kecepatan aktual diolah oleh algoritma PID untuk menghasilkan sinyal kendali yang menjaga kestabilan kecepatan motor. Tampilan HMI TFT dirancang agar sederhana namun informatif, menampilkan parameter PID (Kp, Ki, Kd) serta status operasi motor secara real-time.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu menjaga kecepatan motor dengan deviasi di bawah ±2% dari setpoint dan waktu stabilisasi (settling time) kurang dari 2 detik. Sistem ini juga terbukti responsif terhadap perubahan beban serta mudah digunakan untuk keperluan pengajaran maupun riset di bidang otomasi industri.

Inovasi ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa D-IV Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol dalam merancang solusi kendali cerdas berbasis embedded system yang praktis dan terjangkau. Ke depan, tim berencana mengembangkan versi sistem yang lebih canggih dengan metode auto-tuning PID dan komunikasi data berbasis IoT untuk pemantauan jarak jauh.

Proses pengujian dan percobaan sistem kendali motor induksi tiga fasa

Gambar 2. Proses pengujian dan percobaan sistem kendali motor induksi tiga fasa

Selain memberikan kontribusi akademik dan teknologi, karya ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 9 – Industry, Innovation, and Infrastructure: melalui pengembangan inovasi teknologi kendali motor yang efisien dan terjangkau bagi industri kecil dan menengah.
  • SDG 4 – Quality Education: dengan menghadirkan media pembelajaran praktis untuk mahasiswa di bidang sistem kendali, mikrokontroler, dan antarmuka manusia-mesin.
  • SDG 7 – Affordable and Clean Energy: karena sistem kontrol PID yang efisien berpotensi mengurangi konsumsi energi listrik pada aplikasi motor industri.

Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memperkuat kompetensi teknis mahasiswa, tetapi juga berkontribusi langsung pada inovasi berkelanjutan dan efisiensi energi di sektor industri, sejalan dengan visi Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Smart Laboratory UGM: Inovasi IoT untuk Lingkungan Belajar Sehat dan Infrastruktur Digital Berkelanjutan

Tim peneliti Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi UGM kembangkan sistem pemantauan udara dan okupansi berbasis IoT untuk mendukung SDG 3 dan SDG 9.

Tim peneliti dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada berhasil mengembangkan Smart Laboratory, sebuah sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau kualitas udara dan tingkat okupansi ruangan secara real-time. Sistem ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat sekaligus menjadi model infrastruktur digital cerdas di era industri 4.0.

Sistem Smart Laboratory memanfaatkan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan berbagai sensor — BME280 untuk suhu dan kelembaban, MH-Z19 untuk karbon dioksida, serta GP2Y1010AU0F untuk partikel debu. Data dari sensor dikirim melalui koneksi Wi-Fi ke platform ThingSpeak dan divisualisasikan pada dashboard berbasis web, sehingga kondisi laboratorium dapat dipantau secara langsung.

Menurut Rizkal Dwi Prasetyo, pengembang alat di bawah bimbingan dosen Budi Sumanto, perangkat ini tidak hanya memberikan informasi kualitas udara, tetapi juga dapat memperkirakan tingkat kepadatan ruang (okupansi) berdasarkan perubahan konsentrasi CO₂, suhu, dan kelembaban. “Sistem ini membantu menciptakan ruang belajar yang lebih sehat, sekaligus efisien dalam penggunaan energi,” jelasnya.

Melalui penerapan sistem ini, penelitian berkontribusi langsung pada SDG 3 – Good Health and Well-Being, dengan memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi sivitas akademika. Di sisi lain, integrasi IoT dan cloud computing menjadikan proyek ini bagian dari SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure, karena memperkuat ekosistem digital dan inovasi industri berbasis data di sektor pendidikan vokasi.

Smart Laboratory ini diharapkan dapat menjadi prototipe awal bagi pengembangan bangunan pintar (smart building) yang mampu menyesuaikan ventilasi dan penggunaan energi berdasarkan aktivitas penghuni secara otomatis.

Prototipe Smart Laboratory Vocational Occupancy Estimator

Gambar 1. Prototipe alat Smart Laboratory “Vocational Occupancy Estimator” mendukung lingkungan belajar sehat (SDG 3).

Infografik alur Sensor-to-Cloud

Gambar 2. Infografik alur Sensor-to-Cloud yang menggambarkan konektivitas dan inovasi digital (SDG 9).

 

Riset PI-GPR UGM: Pemetaan Termal Cerdas untuk Gedung Hemat Energi dan Berkelanjutan

Berita Kamis, 16 Oktober 2025

Tim peneliti Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi UGM mengembangkan sistem pemetaan termal cerdas berbasis Physics-Informed Gaussian Process Regression (PI-GPR) yang mendukung efisiensi energi dan infrastruktur berkelanjutan (SDG 7 dan SDG 9). Inovasi ini mengintegrasikan data sensor dengan pengetahuan fisika bangunan untuk menciptakan pemetaan suhu dan kelembaban yang akurat dalam ruangan.

Sistem PI-GPR memanfaatkan data dari sembilan sensor suhu dan kelembaban yang tersebar di laboratorium, dikombinasikan dengan informasi lokasi AC, pola okupansi, dan ventilasi. Algoritma machine learning ini tidak hanya memproses data sensor, tetapi juga “memahami” prinsip fisika seperti distribusi udara dingin dari AC dan pengaruh kepadatan penghuni terhadap suhu ruangan.

Gambar 1. Ilustrasi perbandingan empat metode: Linear, Cubic, Gaussian Process Regression (GPR), dan Phyisc-Informed Gaussian Process Regression (PI-GPR)

Menurut Galih Setyawan, ketua tim peneliti, integrasi pengetahuan fisika meningkatkan akurasi prediksi hingga 53.3% dibanding metode konvensional. “Dengan PI-GPR, kita bisa memprediksi distribusi suhu secara lebih fisika-aware, bahkan di lokasi yang tidak terpasang sensor. Ini seperti memiliki ‘virtual sensor’ di seluruh ruangan,” jelasnya.

 

Gambar 2. Analisis Peningkatan Progresif: (a) Penurunan MAE dari 0,1028°C menjadi 0,0480°C melalui integrasi pengetahuan sistematis, (b) Penurunan ketidakpastian yang sesuai dari 0,637 menjadi 0,430, (c) Peningkatan kumulatif mencapai 53,3%, dan (d) Analisis kontribusi fitur yang menunjukkan pola okupansi sebagai kontributor paling signifikan terhadap peningkatan keseluruhan.

Kontribusi penelitian terhadap SDG 7 terlihat dari potensi penghematan energi HVAC mencapai 25-40% berkat optimasi operasional berdasarkan peta termal yang presisi. Sementara untuk SDG 9, framework PI-GPR menjadi fondasi infrastruktur digital untuk smart building yang mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan secara real-time.

Ke depan, sistem ini akan dikembangkan menjadi platform manajemen energi terintegrasi yang dapat diaplikasikan di berbagai gedung perkantoran dan kampus, memperkuat transisi menuju bangunan hemat energi dan berkelanjutan di Indonesia.

UGM Kembangkan Teknologi Simulasi Quad Tail-Sitter untuk Mendukung SDGs

UAV Quad Tail-Sitter hasil penelitian UGM
UAV Quad Tail-Sitter hasil penelitian UGM

Tim peneliti dari Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada mengembangkan simulasi sistem pesawat nirawak tipe Quad tail-sitter. Kegiatan ini merupakan bagian dari riset unggulan berbasis teknologi UAV yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang dan inovasi industri.

Riset ini dipimpin oleh Ariesta Martiningtyas Handayani, S.Si., M.Cs dari Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, dan berfokus pada pengembangan simulasi dengan Pybullet untuk Sistem Kendali mempertahankan sikap stasioner ketika Hover pada Quad Tailsitter dengan menggunakan metode LQI. UAV Quad tail-sitter merupakan sebuah wahana udara tanpa awak dengan kemampuan transisi antara mode vertikal (hover) dan horisontal (cruise) secara mandiri. Pengujian dilakukan secara simulasi.

Keunggulan UAV Quad tail-sitter terletak pada efisiensi energi, kemampuan lepas landas di lahan terbatas, serta manuver yang stabil. Hal ini sangat relevan bagi daerah-daerah perkebunan di Indonesia yang sering kali memiliki akses terbatas terhadap infrastruktur.

Keterkaitan dengan SDGs

  • SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure, dengan menghadirkan inovasi teknologi UAV hasil riset dalam negeri.
  • SDG 13 – Climate Action, melalui pemantauan perubahan lingkungan dan penggunaan energi yang efisien.

“Kami berharap UAV Quad tail-sitter ini bisa menjadi langkah pertama untuk pengembangan sistem autopilot, sekaligus menjadi kontribusi UGM dalam mendorong kemajuan teknologi tepat guna yang sejalan dengan agenda SDGs.”

Ariesta Martiningtyas Handayani, S.Si., M.Cs, dosen sekaligus peneliti utama proyek ini.

Ke depan, tim peneliti akan melanjutkan pengembangan sistem autopilot berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung adaptasi UAV di berbagai kondisi lapangan. Riset ini terbuka untuk kolaborasi dengan sektor industri dan pemerintah dalam mendorong transformasi digital sektor teknologi nasional.

Kontak Narahubung:
Ariesta Martiningtyas Handayani, S.Si., M.Cs
Email: ariesta_mh@mail.ugm.ac.id

Catatan: Berita ini merupakan bagian dari kegiatan Riset Terapan UAV Tail-Sitter yang didukung oleh Penelitian Dana Masyarakat Sekolah Vokasi Tahun 2025

Visitasi Audit Mutu Internal DTEDI dan Audit Mutu Program Studi TRIK Tahun 2025

Yogyakarta, 7 Oktober 2025 — Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) sebagai bagian dari upaya peningkatan dan penjaminan mutu akademik di lingkungan departemen dan program studi. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 7 Oktober 2025, bertempat di Ruang Sidang Gedung Herman Yohanes Sekip Unit III, Lantai 2.

Audit mutu internal ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk memastikan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Kegiatan AMI di DTEDI mencakup beberapa tahapan utama, yaitu pembukaan, audit mutu internal terkait Unit Pengelola Program Studi (UPPS), wawancara dengan dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa, audit mutu internal untuk program studi, kerja mandiri, dan penyampaian hasil audit AMI.

Foto Audit Mutu Internal TRIK
Foto dokumentasi: sesi audit mutu internal Program Studi TRIK bersama asesor.

Pada sesi audit mutu untuk Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), hadir dua asesor yaitu Erlin Estiana Yuanti, S.S., M.A. dan Dr. Like Indrawati, S.Si., M.Sc.. Kedua asesor melakukan peninjauan menyeluruh terhadap pelaksanaan akademik dan tata kelola program studi, mencakup bidang kurikulum, pembelajaran, penelitian terapan, pengabdian masyarakat, manajemen laboratorium, serta kolaborasi dengan industri.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan kondusif. Sesi pembukaan dilakukan di ruang utama Gedung Herman Yohanes dengan penyampaian sambutan oleh pihak Departemen TEDI, diikuti dengan agenda audit mendalam di ruang terpisah. Dalam sesi wawancara, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa berkesempatan memberikan pandangan serta evaluasi terkait implementasi kegiatan akademik di lingkungan program studi.

Selama proses berlangsung, asesor memberikan berbagai masukan strategis untuk peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan vokasi di bidang instrumentasi dan kontrol. Kegiatan diakhiri dengan sesi penyampaian hasil audit oleh tim asesor, yang berisi umpan balik dan rekomendasi untuk perbaikan berkelanjutan.

“Audit mutu internal menjadi momentum penting bagi kami untuk meninjau kembali efektivitas sistem dan memastikan setiap aktivitas akademik sesuai dengan standar mutu yang berlaku. Hasil dari kegiatan ini menjadi bahan refleksi untuk terus berbenah dan berinovasi,” ujar Wijayanti Dwi Astuti, S.Si., M.Sc., Ph.D., Ketua Program Studi TRIK SV UGM.

Kegiatan AMI turut dihadiri oleh jajaran dosen dan tenaga kependidikan dari Departemen TEDI. Dokumentasi menunjukkan suasana diskusi yang aktif baik di ruang utama maupun ruang audit TRIK, mencerminkan semangat kolaboratif antara asesor dan tim prodi dalam mewujudkan penjaminan mutu yang berkelanjutan.

Pelaksanaan audit mutu internal ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama:

  • SDG 4 (Quality Education): menjamin mutu pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.
  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): memperkuat sinergi antara akademisi dan industri dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis inovasi.
  • SDG 17 (Partnerships for the Goals): memperluas kolaborasi lintas sektor dalam implementasi sistem penjaminan mutu yang adaptif dan berstandar global.

Melalui kegiatan AMI tahun ini, Departemen TEDI dan Program Studi TRIK semakin meneguhkan komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan vokasi agar tetap relevan dengan kebutuhan industri serta berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.