Sosialisasi dan Pelatihan Teknologi PLTS Dorong Kemandirian Energi di Kawasan Pesisir Mlarangan Asri

Kontribusi terhadap SDGs: Energi Bersih dan Terjangkau (SDG 7), Kota dan Komunitas Berkelanjutan (SDG 11), Penanganan Perubahan Iklim (SDG 13)

Kulon Progo — Tim pengabdian masyarakat dari Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diketuai oleh Galih Setyawan melaksanakan kegiatan “Sosialisasi dan Pelatihan Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)” di kawasan pesisir Mlarangan Asri, Kabupaten Kulon Progo. Program ini bertujuan mendukung kemandirian energi masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).Kawasan pesisir Mlarangan Asri menghadapi tantangan berupa keterbatasan pasokan energi listrik berkelanjutan serta ketergantungan tinggi terhadap energi fosil. Kondisi tersebut belum sejalan dengan potensi wilayah sebagai destinasi ekowisata yang berwawasan lingkungan. Melalui kegiatan ini, tim berupaya meningkatkan literasi dan keterampilan teknis masyarakat agar mampu memahami, merancang, dan memelihara sistem PLTS secara mandiri.

Program ini diawali dengan sosialisasi konsep dasar dan manfaat energi surya, dilanjutkan dengan pelatihan teknis partisipatif yang mencakup perhitungan kebutuhan daya, perancangan sistem, perakitan, penggunaan, serta pemeliharaan PLTS. Selain pelatihan, tim juga melakukan survei pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap teknologi PLTS sebagai bagian dari proses evaluasi kegiatan.

Hasil survei menunjukkan bahwa masyarakat memiliki sikap yang sangat positif terhadap penerapan energi surya dengan rata-rata skor 3,51 dari 4, meskipun masih terdapat kesenjangan pengetahuan teknis, khususnya pada aspek perawatan dan troubleshooting sistem. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan dan pendampingan teknis untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan energi terbarukan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir, serta mendorong kemandirian energi berbasis sumber daya terbarukan. Melalui inisiatif ini, kawasan Mlarangan Asri diharapkan dapat menjadi contoh penerapan energi bersih yang mendukung pengembangan ekowisata pesisir berkelanjutan, sejalan dengan komitmen Sekolah Vokasi UGM dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Dokumentasi Kegiatan

Peta Distribusi Usia Responden dan Distribusi Pekerjaan

Gambar 1. Peta Distribusi Usia Responden dan Distribusi Pekerjaan

Skor Rata-Rata Pernyataan Sikap terhadap PLTS

Gambar 2. Skor Rata-Rata Pernyataan Sikap terhadap PLTS

Praktek langsung dengan PLTS

Gambar 3. Praktek Langsung dengan PLTS

Kontribusi Terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

Ikon SDGs yang relevan dengan kegiatan ini:

SDG 7
Affordable and Clean Energy

SDG 11 - Sustainable Cities and Communities

SDG 11
Sustainable Cities & Communities

SDG 13 - Climate Action

SDG 13
Climate Action

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan teknologi PLTS di kawasan pesisir Mlarangan Asri mendukung pencapaian SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui peningkatan literasi energi terbarukan, SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis teknologi hijau, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil dan promosi penggunaan energi surya.


Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK)
Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
Email: trik.sv@ugm.ac.id
Website: trik.sv.ugm.ac.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*