Pos oleh :

trik.sv

Mangayubagyo Wisudawan/Wisudawati Program Studi TRIK Periode V Tahun Akademik 2024/2025

Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, kembali menggelar prosesi Wisuda Mangayubagya pada tanggal 25 November 2025. Pada periode ini, sebanyak 25 wisudawan resmi dikukuhkan setelah menuntaskan seluruh rangkaian proses akademik, praktikum, dan tugas akhir. Acara berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Keluarga, dosen, serta sivitas akademika hadir untuk memberikan dukungan serta apresiasi kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan studi dengan dedikasi tinggi.

Daftar Wisudawan TRIK – Periode November 2025:
1. Oktaviani Putri Dwi Yanti
2. Ryan Yulianto
3. M. Maulana Faik
4. Haekal Adekey Janua
5. Rico Agustiawan
6. Widya Rohmatusfaida
7. Hanif Nurrohman
8. Aji Bambang Sasongko
9. Mochammad Usman Hadi
10. Teguh Pambudi
11. Ilham Dhani Ahmad
12. Muhammad Rafi
13. Muhammad Harrys Gumay
14. Arifah Rahmawati
15. Theophylus Yestra Pratama
16. Rahmadi Putra Aji
17. Syahrul Abidin
18. Cinta Amal Rasuly
19. Devina Asria
20. Haykal Musyaffa Fadhillah
21. Brilian Arya Sena
22. Danendra Valen Adijati
23. Gustiar Fikri Humami
24. Inayah Mutiara Azizah
25. Margaretha Gita Cahyani

Rico Agustiawan – Lulusan Terbaik

Rico Agustiawan – Lulusan Terbaik TRIK Periode V TA 2024/2025

Berdasarkan rekapitulasi akademik, lulusan terbaik Program Studi TRIK pada wisuda periode ini adalah Rico Agustiawan dengan perolehan IPK 3.84. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen dan konsistensi Rico dalam menempuh pendidikan, baik pada aspek teori maupun praktik instrumentasi dan kontrol.

Selain itu, Aji Bambang Sasongko dengan NIM 21/483139/SV/20091 tercatat sebagai lulusan termuda pada periode ini. Lahir di Tasikmalaya pada 3 November 2004, Aji menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 11 bulan 15 hari dengan IPK 3.79. Prestasi ini menunjukkan kemampuan Aji dalam mengelola waktu, konsistensi belajar, serta kesiapan menghadapi tantangan akademik di bidang instrumentasi dan kontrol.

“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati TRIK Periode V Tahun Akademik 2024/2025. Kami sangat bangga atas capaian yang telah diraih. Semoga ilmu, keterampilan, dan pengalaman selama menempuh pendidikan di TRIK dapat menjadi bekal berharga untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa, khususnya di bidang instrumentasi dan kontrol.”

— Wijayanti Dwi Astuti, S.Si., M.Sc., Ph.D.
Kaprodi TRIK

Beliau juga menegaskan bahwa Program Studi TRIK akan terus memperkuat kurikulum berbasis industri serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.

Dokumentasi Foto Bersama

Foto Bersama Wisudawan TRIK
Foto Kebersamaan Wisudawan TRIK
Dokumentasi Wisudawan TRIK Periode V

Program Studi TRIK turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pendidikan vokasi berkualitas, penelitian terapan, dan kesiapan lulusan untuk memasuki dunia industri. Keterkaitan wisuda ini mencerminkan kontribusi pada beberapa tujuan berikut.

SDG 4 – Quality Education: TRIK menyediakan pendidikan berbasis teknologi dan praktik industri yang relevan dengan kebutuhan kerja.
SDG 8 – Decent Work and Economic Growth: Lulusan dipersiapkan menjadi tenaga terampil di bidang otomasi, energi, dan manufaktur.
SDG 9 – Industry, Innovation, and Infrastructure: Keilmuan TRIK mendukung perkembangan inovasi teknologi dan penguatan infrastruktur industri. Wisudawan periode ini diharapkan mampu berperan aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

 

Sosialisasi dan Pelatihan Teknologi PLTS Dorong Kemandirian Energi di Kawasan Pesisir Mlarangan Asri

Kontribusi terhadap SDGs: Energi Bersih dan Terjangkau (SDG 7), Kota dan Komunitas Berkelanjutan (SDG 11), Penanganan Perubahan Iklim (SDG 13)

Kulon Progo — Tim pengabdian masyarakat dari Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diketuai oleh Galih Setyawan melaksanakan kegiatan “Sosialisasi dan Pelatihan Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)” di kawasan pesisir Mlarangan Asri, Kabupaten Kulon Progo. Program ini bertujuan mendukung kemandirian energi masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).Kawasan pesisir Mlarangan Asri menghadapi tantangan berupa keterbatasan pasokan energi listrik berkelanjutan serta ketergantungan tinggi terhadap energi fosil. Kondisi tersebut belum sejalan dengan potensi wilayah sebagai destinasi ekowisata yang berwawasan lingkungan. Melalui kegiatan ini, tim berupaya meningkatkan literasi dan keterampilan teknis masyarakat agar mampu memahami, merancang, dan memelihara sistem PLTS secara mandiri.

Program ini diawali dengan sosialisasi konsep dasar dan manfaat energi surya, dilanjutkan dengan pelatihan teknis partisipatif yang mencakup perhitungan kebutuhan daya, perancangan sistem, perakitan, penggunaan, serta pemeliharaan PLTS. Selain pelatihan, tim juga melakukan survei pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap teknologi PLTS sebagai bagian dari proses evaluasi kegiatan.

Hasil survei menunjukkan bahwa masyarakat memiliki sikap yang sangat positif terhadap penerapan energi surya dengan rata-rata skor 3,51 dari 4, meskipun masih terdapat kesenjangan pengetahuan teknis, khususnya pada aspek perawatan dan troubleshooting sistem. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan dan pendampingan teknis untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan energi terbarukan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir, serta mendorong kemandirian energi berbasis sumber daya terbarukan. Melalui inisiatif ini, kawasan Mlarangan Asri diharapkan dapat menjadi contoh penerapan energi bersih yang mendukung pengembangan ekowisata pesisir berkelanjutan, sejalan dengan komitmen Sekolah Vokasi UGM dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Dokumentasi Kegiatan

Peta Distribusi Usia Responden dan Distribusi Pekerjaan

Gambar 1. Peta Distribusi Usia Responden dan Distribusi Pekerjaan

Skor Rata-Rata Pernyataan Sikap terhadap PLTS

Gambar 2. Skor Rata-Rata Pernyataan Sikap terhadap PLTS

Praktek langsung dengan PLTS

Gambar 3. Praktek Langsung dengan PLTS

Kontribusi Terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

Ikon SDGs yang relevan dengan kegiatan ini:

SDG 7
Affordable and Clean Energy

SDG 11 - Sustainable Cities and Communities

SDG 11
Sustainable Cities & Communities

SDG 13 - Climate Action

SDG 13
Climate Action

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan teknologi PLTS di kawasan pesisir Mlarangan Asri mendukung pencapaian SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui peningkatan literasi energi terbarukan, SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis teknologi hijau, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil dan promosi penggunaan energi surya.


Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK)
Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
Email: trik.sv@ugm.ac.id
Website: trik.sv.ugm.ac.id

Menuju Ruang Belajar Cerdas dan Sehat: Inovasi Smart Laboratory untuk Lingkungan Berkelanjutan

Yogyakarta – Upaya menciptakan ruang belajar yang tidak hanya cerdas secara teknologi tetapi juga sehat dan berkelanjutan kini semakin nyata di Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM). Melalui pengembangan sistem Smart Laboratory berbasis Internet of Things (IoT), tim peneliti SV UGM menghadirkan solusi inovatif untuk memantau kualitas udara dan aktivitas pengguna di dalam ruang laboratorium. Inovasi ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta SDG 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan).

Kualitas udara di ruang tertutup seperti laboratorium pendidikan sering kali terabaikan. Padahal, kadar karbon dioksida (CO₂), suhu, dan kelembaban yang tidak terkontrol dapat menurunkan kenyamanan, konsentrasi, bahkan berisiko terhadap kesehatan penghuni ruangan. Menjawab tantangan tersebut, tim dari Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK) mengembangkan sistem pemantauan udara yang mampu bekerja secara real-time menggunakan jaringan IoT. Sistem ini secara otomatis mengukur kadar CO₂, suhu, dan kelembaban udara, serta menganalisis tingkat okupansi ruangan melalui parameter sensor yang dikumpulkan secara kontinu.

“Melalui Smart Laboratory ini, kami ingin menghadirkan lingkungan belajar yang mampu beradaptasi dengan kondisi pengguna dan tetap memperhatikan aspek kesehatan,” ungkap Budi Sumanto, dosen pembimbing penelitian ini. Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya mendukung kegiatan praktikum dan penelitian mahasiswa, tetapi juga menjadi contoh penerapan teknologi ramah lingkungan di dunia pendidikan.

Sistem ini menggunakan ESP32 sebagai pengendali utama yang terhubung dengan berbagai sensor, seperti BME280 untuk suhu dan kelembaban serta MH-Z19 untuk deteksi CO₂. Data dari sensor dikirim secara nirkabel ke platform ThingSpeak, tempat informasi divisualisasikan dalam bentuk grafik interaktif. Dari dashboard tersebut, pengguna dapat memantau kondisi udara secara langsung serta mengenali pola perubahan kualitas udara seiring meningkatnya aktivitas di ruangan.

Selain pemantauan, sistem juga berpotensi dikembangkan untuk pengendalian otomatis, misalnya menyalakan ventilasi atau pendingin udara ketika kadar CO₂ melampaui batas aman. Dengan demikian, Smart Laboratory tidak hanya menjadi alat ukur, tetapi juga bagian dari sistem pengelolaan energi dan kenyamanan ruang secara cerdas.

Penerapan sistem ini di lingkungan kampus menunjukkan dampak nyata terhadap efisiensi dan keberlanjutan. Penggunaan daya listrik dapat dioptimalkan dengan menyesuaikan waktu operasional perangkat berdasarkan tingkat okupansi. “Kami ingin menunjukkan bahwa konsep green campus dapat diimplementasikan melalui inovasi teknologi yang sederhana namun berdampak besar,” tambah Budi.

Dari sisi sosial, keberadaan Smart Laboratory juga membuka peluang riset lintas disiplin antara bidang teknik, kesehatan, dan lingkungan. Sistem yang telah dikembangkan oleh mahasiswa dan dosen ini menjadi wahana pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang berorientasi pada solusi nyata.

Inovasi Smart Laboratory ini sejalan dengan visi SV UGM untuk membangun ekosistem pembelajaran yang responsif terhadap tantangan zaman. Dengan mengintegrasikan aspek kesehatan lingkungan (SDG 3) dan keberlanjutan ruang kota (SDG 11), sistem ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pengembangan ruang belajar yang lebih adaptif, efisien, dan ramah lingkungan.

Sebagaimana ditegaskan dalam laporan penelitian, pengembangan sistem IoT di ranah pendidikan bukan hanya sekadar modernisasi laboratorium, tetapi juga kontribusi nyata terhadap keberlanjutan dan kesejahteraan komunitas akademik. Smart Laboratory menjadi bukti bahwa inovasi teknologi dapat menyatu dengan misi sosial dan ekologis menuju kampus yang lebih hijau dan sehat.


Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

SDG 3 - Good Health and Well-Being

SDG 3: Good Health and Well-Being
SDG 11 - Sustainable Cities and Communities

SDG 11: Sustainable Cities and Communities

Invited Speaker: Dr. Prima Asmara Sejati, DTEDI SV UGM, di “The 23rd Conference on International Exchange of Professionals (CIEP)”, Shanghai, China

Dr. Prima Asmara Sejati dari Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (DTEDI SV UGM) berpartisipasi sebagai pembicara undangan (invited speaker) pada ajang “The 23rd Conference on International Exchange of Professionals (CIEP)” yang diselenggarakan pada 21–22 Oktober 2025 di Shanghai, China. Kegiatan ini diprakarsai oleh Jinan University dan didukung oleh Ministry of Human Resources and Social Security of the People’s Republic of China. Selain Dr. Prima, delegasi UGM juga diwakili oleh Prof. Panut Mulyono (Departemen Teknik Kimia), Prof. Tumiran dan Dr. Ridwan Wicaksono (Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Fakultas Teknik UGM). Pada event ini, hadir pula kolega dari Indonesia, yakni Dr. Panji Nursetia Darma dari Sampoerna University, Indonesia.

Pada forum bergengsi ini, para akademisi UGM diundang untuk menyampaikan paparan dalam sesi “Symposium on Advanced Photonics for Biomedical and Information Technologies”, yang mempertemukan berbagai pakar internasional di bidang fotonika dan teknologi informasi.

Dr. Prima presentasi CIEP 2025
Dr. Prima saat menyampaikan paparan dalam sesi simposium CIEP 2025

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Prima menyampaikan presentasi berjudul “Advancing Electrical Impedance Tomography (EIT) Hardware with Photonic Technologies for Sustainable IoT Applications”. Paparan ini membahas proyeksi pengembangan teknologi Electrical Impedance Tomography (EIT) berbasis fotonik untuk mendukung sistem IoT yang lebih berkelanjutan dan andal. Selain memaparkan topik tersebut, Dr. Prima juga memperkenalkan Sekolah Vokasi UGM, khususnya Departemen Teknik Elektro dan Informatika, kepada para profesor dan ahli dari berbagai negara.

Paparan teknologi EIT fotonik
Dr. Prima, dosen TRIK SV UGM, memaparkan profil Departemen Teknik Elektro dan Informatika UGM pada sesi simposium CIEP 2025 di Tiongkok.

Simposium ini turut dihadiri oleh sejumlah akademisi ternama, di antaranya Prof. Jiafeng Yao (Jinan University, China), Prof. Andrea Cusano (University of Sannio, Italia), Prof. Chulhong Kim (Pohang University of Science and Technology, Korea Selatan), Prof. Mateusz Śmietana (Warsaw University of Technology, Polandia), Prof. Qiaoqiang Gan (King Abdullah University of Science and Technology, Arab Saudi), Prof. Matthieu Roussey (University of Eastern Finland, Finlandia), Prof. Thierry Grosjean (University of Franche-Comté, Prancis), dan Prof. Gangding Peng (University of New South Wales, Australia).

Delegasi UGM dan akademisi internasional
Delegasi UGM dan para akademisi internasional pada CIEP 2025 di Shanghai

Pertemuan ini membuka ruang diskusi yang konstruktif terkait peluang kerja sama internasional di bidang pendidikan, riset, serta pengembangan teknologi dan inovasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara UGM dan universitas-universitas mitra dapat semakin kuat, serta menjadi fondasi bagi kolaborasi global yang memberi manfaat jangka panjang bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.


Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

SDG 4: Quality Education

SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure

SDG 17: Partnerships for the Goals

Mahasiswa TRIK Diterima dalam Program TEEP Taiwan 2025

Mahasiswa TRIK Diterima dalam Program TEEP Taiwan 2025

Yogyakarta, 29 Oktober 2025 — Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Faizahel berhasil diterima dalam Taiwan Experience Education Program (TEEP) 2025, sebuah program unggulan yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan akademik dan penelitian di universitas terkemuka di Taiwan.

Pada Senin, 27 Oktober 2025, Faizahel resmi diterima di Tatung University. Ia disambut langsung oleh Prof. Chu-Shou Yang dan Prof. Fu-Chiung Cheng, yang akan menjadi pembimbing selama program berlangsung. Kedua profesor tersebut merupakan peneliti aktif dalam bidang teknik elektro dan sistem kontrol, dengan rekam jejak kolaborasi riset internasional yang kuat.

Program TEEP dirancang untuk memperluas wawasan akademik dan meningkatkan kompetensi riset mahasiswa melalui kolaborasi global. Selama program, peserta terlibat dalam kegiatan penelitian, pengembangan teknologi, serta pertukaran budaya dengan mahasiswa dan peneliti dari berbagai negara.

Keikutsertaan Faizahel menjadi bukti kualitas pendidikan serta kesiapan mahasiswa TRIK untuk berkompetisi di kancah internasional. Prestasi ini turut memperkuat reputasi Program Studi TRIK sebagai penyelenggara pendidikan vokasi terapan yang unggul di bidang instrumentasi dan kontrol.


Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

Prestasi ini selaras dengan komitmen Program Studi TRIK dan Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

SDG 4

SDG 4
Quality Education
SDG 9

SDG 9
Industry, Innovation and Infrastructure

SDG 17
Partnerships for the Goals

SDG 4 (Quality Education): meningkatkan kualitas pendidikan melalui pertukaran akademik internasional.
SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan teknologi terapan.
SDG 17 (Partnerships for the Goals): memperluas kerja sama internasional dalam pendidikan dan penelitian.

Melalui program internasional seperti TEEP Taiwan, TRIK berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan vokasi, penguatan inovasi dan riset terapan di bidang instrumentasi dan kontrol, serta perluasan kemitraan akademik global yang mendukung pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.


Dokumentasi

Faizahel dan Prof. Chu-Shou Yang di Tatung University

Faizahel bersama Prof. Chu-Shou Yang di Tatung University (27 Oktober 2025)

Faizahel dan Prof. Fu-Chiung Cheng di Tatung University

Faizahel bersama Prof. Fu-Chiung Cheng di Tatung University (27 Oktober 2025)

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa TRIK lainnya untuk terus mengembangkan diri dan memanfaatkan peluang akademik internasional. Informasi lebih lanjut mengenai program internasional dan capaian mahasiswa TRIK dapat diakses melalui laman resmi Program Studi TRIK.

Pengembangan Sistem Tangki Air Pintar Berbasis Fuzzy Takagi-Sugeno

Yogyakarta, Oktober 2025 — Inovasi baru datang dari Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada. Tim peneliti yang terdiri dari Inayah Mutiara Azizah, Imroatul Hudati, S.T., M.T., dan Wijayanti Dwi Astuti, S.Si., M.Sc., Ph.D., , berhasil merancang dan menguji sistem tangki air pintar berbasis logika fuzzy Takagi-Sugeno yang mampu mengontrol level air secara otomatis dan efisien.

Efisiensi Air Melalui Teknologi Cerdas

Air merupakan sumber daya vital yang sering kali terbuang akibat penggunaan yang tidak terkontrol. Melalui penelitian ini, tim UGM merancang prototipe sistem dua tangki air yang saling terhubung, menggunakan sensor ultrasonik untuk memantau ketinggian air dan Arduino Uno sebagai pengendali utama. Sistem ini mengatur pompa serta dua valve secara otomatis tanpa campur tangan manusia.


Perancangan desain keseluruhan


Fuzzy Takagi-Sugeno

Pendekatan logika fuzzy Takagi-Sugeno dipilih karena kemampuannya menghadapi ketidakpastian dan karakteristik non-linear pada aliran air. Berbeda dari kontrol konvensional seperti PID, sistem ini dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan kondisi tanpa perlu model matematis kompleks.

Hasil Uji: Stabil dan Akurat

Pengujian menunjukkan bahwa sistem fuzzy mampu menjaga kestabilan permukaan air jauh lebih baik dibanding sistem tanpa kontrol.

  • Rise time sistem tercatat 12 detik,
  • Settling time mencapai 20,6 detik,
  • Overshoot hanya 0,32%,
  • dan standar deviasi tinggi air menurun dari 0,65 cm/s menjadi 0,32 cm/s setelah penerapan kontrol fuzzy.

Selain itu, sensor ultrasonik yang digunakan memiliki tingkat akurasi hingga 98,68%, menandakan sistem mampu membaca ketinggian air secara presisi.

Kontribusi bagi Industri dan Efisiensi Energi

Menurut Inayah Mutiara Azizah, penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan teknologi otomatisasi pengelolaan air di sektor industri dan rumah tangga, guna menghemat energi dan mencegah pemborosan air.

“Sistem ini menunjukkan bahwa pendekatan logika fuzzy dapat menjadi solusi praktis untuk sistem pengendalian cairan yang dinamis dan sulit dimodelkan secara matematis,” ungkap Inayah.

Hasil penelitian ini direncanakan akan dipublikasikan di Jurnal TELKA: Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi, dan Kontrol, dan menjadi bukti kontribusi nyata mahasiswa Sekolah Vokasi UGM dalam menghadirkan inovasi teknologi terapan yang bermanfaat bagi masyarakat.


Keterkaitan dengan SDGs (Sustainable Development Goals)

Penelitian ini mendukung pencapaian beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan:

SDG 6

SDG 6
Clean Water and Sanitation
SDG 12

SDG 12
Responsible Consumption and Production
SDG 9

SDG 9
Industry, Innovation and Infrastructure

Kontribusi Riset UAV Quad Tailsitter terhadap Pencapaian SDGs

Penelitian berjudul “Hover Stabilization of a Quad Tailsitter UAV Using Full-State Linear Quadratic Integrator (LQI) Control” menunjukkan bagaimana pengembangan sistem kendali cerdas dapat mendukung teknologi udara tanpa awak (UAV) yang efisien, presisi, dan berkelanjutan. Karya ini dikembangkan oleh tim dari Universitas Gadjah Mada, melibatkan Ariesta Martiningtyas Handayani, S.Si., M.Cs, Isnan Nur Rifai, S.Si., M.Eng., Ph.D, dan Dr. Andi Dharmawan.

Quad Tailsitter UAV simulation

Quad Tailsitter UAV simulation.

Studi ini merancang pengendali Linear Quadratic Integrator (LQI) untuk menjaga kestabilan hover UAV tipe Quad Tailsitter—sebuah konfigurasi unik yang mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal seperti drone multirotor, namun dapat terbang maju layaknya pesawat sayap tetap. Melalui simulasi berbasis PyBullet, sistem LQI terbukti mampu mempertahankan posisi dan orientasi UAV dengan kesalahan steady-state di bawah 1 cm dan respons yang cepat di bawah 5 detik.

Lebih dari sekadar kontribusi di bidang kontrol dan robotika udara, riset ini memiliki relevansi yang kuat terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:

  • SDG 9 – Industry, Innovation, and Infrastructure: Penelitian ini memperkuat inovasi di bidang robotika udara dan otomasi industri. Dengan kontrol LQI yang efisien dan presisi tinggi, teknologi UAV dapat digunakan untuk inspeksi infrastruktur, pemantauan industri, dan otomasi sistem logistik, yang semuanya mendukung pembangunan infrastruktur cerdas dan berkelanjutan.
  • SDG 11 – Sustainable Cities and Communities: UAV tipe VTOL berpotensi menjadi solusi untuk mobilitas udara perkotaan (Urban Air Mobility), seperti pengiriman logistik ringan, pemantauan lalu lintas, hingga inspeksi bangunan tinggi. Dengan kemampuan stabilisasi otomatis, sistem ini mendukung pembangunan kota yang aman, tangguh, dan inovatif.
  • SDG 13 – Climate Action: Sistem UAV dengan efisiensi energi tinggi dan kontrol optimal dapat dimanfaatkan untuk pemantauan lingkungan dan perubahan iklim—misalnya dalam mengukur suhu, kelembapan, polusi udara, dan fenomena cuaca ekstrem. Teknologi ini membantu memperkuat aksi mitigasi dan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim.
  • SDG 15 – Life on Land: Dengan kemampuan hovering presisi tinggi, UAV ini juga dapat digunakan untuk pemetaan vegetasi, pemantauan deforestasi, serta observasi satwa liar. Stabilitas terbang yang tinggi memungkinkan pengumpulan data visual dan geospasial tanpa gangguan terhadap ekosistem darat.

Secara keseluruhan, riset ini menunjukkan bahwa inovasi teknologi UAV tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memiliki dampak nyata terhadap keberlanjutan lingkungan dan pembangunan manusia. Melalui pengembangan sistem kendali yang efisien dan aplikatif, tim peneliti telah memberikan kontribusi konkret terhadap pencapaian SDGs, khususnya tujuan ke-9, ke-11, ke-13, dan ke-15.

Universitas Gadjah Mada mendorong penelitian-penelitian semacam ini sebagai langkah nyata dalam mewujudkan inovasi teknologi yang berkelanjutan dan berdaya guna bagi masyarakat.


Kontak Narahubung:
Ariesta Martiningtyas Handayani, S.Si., M.Cs
Email: ariesta_mh@mail.ugm.ac.id

Catatan Tambahan:
Berita ini merupakan bagian dari kegiatan riset terapan UAV tail-sitter yang didukung oleh Penelitian Dana Masyarakat Sekolah Vokasi Tahun 2025.

Program Studi TRIK Ucapkan Selamat Dies Natalis ke-16 Sekolah Vokasi UGM

Yogyakarta, 28 Oktober 2025. Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas peringatan Dies Natalis ke-16 Sekolah Vokasi UGM, yang mengusung tema “Membangun Program Sarjana, Magister, dan Doktor Terapan yang Berdampak.” Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pendidikan vokasi terapan agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, tuntutan dunia industri, serta kebutuhan masyarakat. Sekolah Vokasi UGM terus mendorong transformasi pembelajaran yang inovatif dan relevan pada era digital.

“Atas nama Program Studi TRIK, kami mengucapkan selamat Dies Natalis ke-16 kepada Sekolah Vokasi UGM. Semoga semakin maju, berdampak, dan terus menjadi pionir dalam pendidikan vokasi di Indonesia. Bagi kami, Dies Natalis bukan hanya perayaan, tetapi juga refleksi untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata dalam bidang instrumentasi dan kontrol,” ujar Wijayanti Dwi Astuti, S.Si., M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Program Studi TRIK.

Program Studi TRIK turut mendukung visi besar Sekolah Vokasi UGM dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing global melalui penguatan riset terapan, implementasi teknologi inovatif, serta kemitraan strategis dengan industri dan lembaga riset. Kolaborasi lintas disiplin diharapkan semakin memperkuat posisi Sekolah Vokasi sebagai pusat pendidikan terapan yang progresif.

Keterkaitan dengan SDGs (Sustainable Development Goals)

Semangat peringatan Dies Natalis ke-16 ini juga selaras dengan komitmen TRIK dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan, khususnya:

SDG 4

SDG 4
Quality Education
SDG 9

SDG 9
Industry, Innovation and Infrastructure

Peningkatan mutu pendidikan vokasi (SDG 4) serta penguatan inovasi teknologi dan kolaborasi industri (SDG 9) menjadi fondasi penting dalam mendukung kontribusi TRIK terhadap pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.

Program Studi TRIK berharap Sekolah Vokasi UGM semakin jaya dan terus memainkan peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas tinggi di tingkat nasional maupun global.

Dosen TRIK SV UGM Berpartisipasi Aktif dalam Seminar Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 2025

Yogyakarta, 28 Oktober 2025 — Dosen dari Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), berpartisipasi dalam pendampingan penulisan jurnal publikasi (paper publikasi) pada Seminar Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 2025 yang diselenggarakan di Teaching Industry Learning Center (TILC) UGM, pada 25 Oktober 2025.

Mengusung tema “Gerakan Riset Terapan yang Berdampak Nyata dan Berkelanjutan (Applied Research Program with Sustainable Impact)”, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para dosen dan peneliti untuk mendiseminasikan hasil riset serta mempercepat proses finalisasi draf artikel ilmiah menuju publikasi.

Acara SNTT 2025 menghadirkan Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai keynote speaker, serta Dr.Eng. Agustinus Winarno, S.T., M.Eng. (Akademisi SV UGM) dan Dwi Handri Kurniawan, MBA (PT. Trimitra Sistem Solusindo) sebagai invited speakers yang membahas kolaborasi riset antara akademisi dan industri dalam mendukung hilirisasi dan transformasi digital.

Beberapa dosen TRIK turut berpartisipasi aktif dalam sesi paralel SNTT 2025 dengan mempresentasikan hasil riset inovatif di bidang instrumentasi, kendali, robotika, dan sistem cerdas. Adapun dosen TRIK yang berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain:

  • Ir. Fahmizal, S.T., M.Sc.
  • Ir. Atikah Surriani, S.T., M.Eng.
  • Hidayat Nur Isnianto, S.T., M.Eng.
  • Imroatul Hudati, S.T., M.T.
  • Isnan Nur Rifa’i, S.Si., M.Eng., Ph.D.
  • Budi Sumanto, S.Si., M.Eng.
  • Ariesta Martiningtyas H, S.Si., M.Cs.
  • Galih Setyawan, S.Si., M.Sc.
  • Wijayanti Dwi Astuti, S.Si., M.Sc., Ph.D.

Adapun salah satu draft paper terbaik adalah draft dari Wijayanti Dwi Astuti, S.Si., M.Sc., Ph.D. dan tim yang merupakan hasil luaran penelitian dana masyarakat Departemen Teknik Elektro dan Informatika.

Draft paper dosen TRIK sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs), antara lain:

  • SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): pengembangan sistem berbasis sinyal biomedis dan kesehatan cerdas.
  • SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau): riset sistem kendali energi dan teknologi hemat daya.
  • SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur): inovasi IoT, AI, dan sistem instrumentasi industri.
  • SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan): teknologi cerdas untuk lingkungan perkotaan.
  • SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): kolaborasi akademisi–industri–pemerintah.

Melalui partisipasi aktif dalam SNTT 2025, Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan riset terapan yang berdaya guna, berdampak nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

 

Dokumentasi

Dosen TRIK SV UGM berpartisipasi dalam SNTT 2025

Dosen TRIK SV UGM berpartisipasi dalam SNTT 2025

Dosen TRIK SV UGM berpartisipasi dalam Seminar Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 2025 di Teaching Industry Learning Center (TILC) UGM, 25 Oktober 2025.

Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

SDG 3 - Good Health and Well-beingSDG 7 - Affordable and Clean EnergySDG 9 - Industry, Innovation and InfrastructureSDG 11 - Sustainable Cities and CommunitiesSDG 17 - Partnerships for the Goals

Mahasiswa TRIK SV UGM Berpartisipasi dalam Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025

Yogyakarta, 27 Oktober 2025. Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional melalui partisipasi dalam ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025.

KRTI diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 12–23 Oktober 2025 di Lanud Sultan Sjahrir dan Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat. Kompetisi ini menjadi ajang bergengsi bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menampilkan inovasi di bidang aeronautika, robotika, dan teknologi dirgantara.

Dalam ajang tersebut, UGM melalui tim Gamaforce berhasil meraih prestasi luar biasa, yaitu:

  • 🏆 Juara Umum 1 KRTI 2025
  • 🥇 Juara 1 Divisi Fixed Wing
  • 🥇 Juara 1 Divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL)
  • 🥇 Juara 1 Divisi Long Endurance Low Altitude (LELA)

Mahasiswa Program Studi TRIK berpartisipasi dalam Divisi Technology Development (TD) yang berfokus pada riset dan pengembangan sistem kendali serta perangkat lunak pendukung wahana udara tanpa awak.

Daftar Mahasiswa TRIK yang Berpartisipasi

  • Markus Adytama Wisnumaya Nugraha Jati (TRIK 2024)
  • M. Dafian Saputra Sinaga (TRIK 2023)
  • Alfine Fedora (TRIK 2024)
  • Afdhal Hakim (TRIK 2024)
  • Daffa Pratama Putra Riyantoso (TRIK 2023)
  • M. Akhmal Hendrawan (TRIK 2023)
  • Daniel Imanuel Manafe (TRIK 2022)

Keterlibatan mahasiswa TRIK memperkuat sinergi lintas program studi di lingkungan Sekolah Vokasi UGM, termasuk kolaborasi dengan mahasiswa TRE dan TRPL.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa TRIK yang telah berpartisipasi dalam KRTI 2025. Keikutsertaan ini tidak hanya tentang kompetisi, tetapi merupakan wujud nyata semangat inovasi, kolaborasi, dan penerapan ilmu dalam bidang teknologi terapan. Kami berharap pengalaman ini menjadi landasan penting bagi mahasiswa untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi kemajuan teknologi di Indonesia.”

— Wijayanti Dwi Astuti, S.Si., M.Sc., Ph.D.
Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol, SV UGM

Meskipun Divisi Technology Development belum meraih nominasi juara, pengalaman ini menjadi pencapaian penting dalam pengembangan kompetensi teknis, riset aplikatif, dan kerja tim lintas disiplin.

Keterkaitan dengan SDGs (Sustainable Development Goals)

Kegiatan ini berkontribusi terhadap dua tujuan pembangunan berkelanjutan berikut:

SDG 4
Quality Education

SDG 9
Industry, Innovation and Infrastructure

Galeri Dokumentasi Kegiatan






document.addEventListener(“DOMContentLoaded”, function() {
let index = 0;
const slides = document.getElementById(“trik-slides”);
const total = slides.children.length;

function nextSlide() {
index = (index + 1) % total;
slides.style.transform = `translateX(-${index * 100}%)`;
}

setInterval(nextSlide, 3000);
});

Dokumentasi mahasiswa TRIK bersama Tim Gamaforce UGM dalam ajang KRTI 2025.